Hukum Main Slot Online dalam Islam: Haram, Termasuk Judi

Jawaban singkat: main slot online hukumnya haram, karena slot memenuhi definisi maysir (judi). Ada uang yang dipertaruhkan lewat deposit, dan hasilnya bergantung pada angka acak di luar kendali pemain. Allah menyebut judi sebagai dosa besar dalam QS Al-Baqarah 219, dan Al-Mahalli mendefinisikan qimar yang diharamkan sebagai “ketidakpastian antara mendapatkan taruhan atau tidak” — persis yang terjadi pada slot. Yang dikecualikan hanya permainan bergaya slot yang sama sekali tidak memakai taruhan uang.

Salah satu permainan yang kini banyak digandrungi oleh masyarakat Indonesia adalah game slot online. Permainan semacam ini laris mendapatkan pemain, baik melalui aplikasi maupun situs. Lalu, apa sebenarnya hukum main slot dalam Islam?

Kalau Anda masih menyimpan ragu, kami akan coba menjawabnya untuk menjelaskan kedudukannya.

Apakah Slot Itu Judi?

Jika mengacu pada faktanya, kami memandang bahwa game slot termasuk ke dalam judi. Jika Anda masih ragu dengan jawaban ini, mari kita bedah fakta game slot terlebih dahulu.

Apa itu game slot?

Secara gamplay, game ini mirip dengan casino di dunia nyata. Para pemainnya secara otomatis bisa mendapatkan nomor acak (di luar kendalinya) dengan didasarkan pada algoritma pada setiap proses acakan itu terjadi.

Sebelum memainkannya, umumnya para pemain juga perlu mengisi deposit (depo) untuk membayar biaya bertaruh. Mulai dari nominal kecil seperti 10 ribu hingga besar seperti jutaan rupiah.

Dalam prosesnya, pemain slot yang menang bisa mendapatkan uang yang jauh lebih besar dari uang yang ia bayarkan dan bisa juga kehilangan sepenuhnya. Jadi, dalam permainan ini, uang menjadi alat bertaruh.

Dengan fakta tersebut, sulit untuk membantah bahwa main slot itu adalah judi.

Apakah Main Slot Haram?

Karena secara fakta slot itu adalah judi, maka main slot baik online maupun offline hukumnya adalah haram. Keharaman ini sudah di jelaskan oleh Allah dalam firman-Nya :

يَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِۗ قُلْ فِيْهِمَآ اِثْمٌ كَبِيْرٌ وَّمَنَافِعُ لِلنَّاسِۖ وَاِثْمُهُمَآ اَكْبَرُ مِنْ نَّفْعِهِمَاۗ وَيَسْـَٔلُوْنَكَ مَاذَا يُنْفِقُوْنَ ەۗ قُلِ الْعَفْوَۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمُ الْاٰيٰتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُوْنَ

“Mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang khamar dan judi. Katakanlah, “Pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Tetapi dosanya lebih besar daripada manfaatnya.” Dan mereka menanyakan kepadamu (tentang) apa yang (harus) mereka infakkan. Katakanlah, “Kelebihan (dari apa yang diperlukan).” Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu memikirkan” (QS: Al Baqarah:219)

Menganai apa yang dimaksud sebagai judi dalam ayat di atas, maka ini dijelaskan dalam al Mawsuah al Fiqhiyah:

الْمَيْسِرُ لُغَةً: قِمَارُ الْعَرَبِ بِالأْزْلاَمِ،  وَقَال صَاحِبُ الْقَامُوسِ هُوَ اللَّعِبُ بِالْقِدَاحِ أَوْ هُوَ النَّرْدُ، أَوْ كُل قِمَارٍ. وَلاَ يَخْرُجُ الْمَعْنَى الاِصْطِلاَحِيُّ عَنِ الْمَعْنَى اللُّغَوِيِّ

” Maysir secara bahasa artinya judi yang dilakukan oleh orang Arab menggunakan wadah. Berkata pengarang kamus maysir adalah peemainan dengan wadah atau dadu, atau setiap judi. Makna istilah tidak keluar dari makna bahasa”

Dalam sumber lain, Al Mahalli juga mengatakan :

وَقَال الْمَحَلِّيُّ: صُورَةُ الْقِمَارِ الْمُحَرَّمِ التَّرَدُّدُ بَيْنَ أَنْ يَغْنَمَ وَأَنْ يَغْرَمَ

 “Berkata Mahalli; bentuk qimar yang diharamkan adalah adanya ketidakpastian antara mendapatkan taruhan atau tidak”

Judi slot faktanya ada ketidakjelasan antara apakah akan mendapatkan taruhannya atau tidak, kesimpulannya slot termasuk qimar yang diharamkan jika ada taruhannya. Jadi, pelakunya bisa mendapatkan dosa atas tindakannya.

Namun, beda kasusnya jika Anda memainkan permainan ‘slot’ yang tidak ada uang taruhannya, melainkan sekedar hiburan seperti tebak-tebakan. Sayangnya, yang seperti ini jarang dimainkan. Faktanya, kebanyakan yang dimainkan adalah game slot yang ada taruhannya.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai hukum main slot online dalam Islam. Semoga bisa menjawab keraguan Anda.

Waallahua’lam**

Apakah Uang Hasil Menang Slot Halal?

Tidak. Kalau akad yang mendasari perolehannya adalah judi, maka uang yang didapat bukan harta yang sah dimiliki — sebab pemilik uang sebelumnya menyerahkannya lewat taruhan, bukan lewat jual beli, upah, hadiah, atau warisan. Konsekuensinya berlaku dua arah: yang kalah kehilangan hartanya secara sia-sia, dan yang menang memegang harta yang tidak halal untuk dinikmati. Jadi tidak ada pihak yang benar-benar “untung” dari permainan ini.

Bagaimana Hukum Game Lain yang Ada Unsur Taruhannya?

Kaidahnya sama, dan tidak bergantung pada nama gamenya. Selama ada harta yang dipertaruhkan dan hasilnya belum pasti antara mendapat atau kehilangan, maka ia masuk qimar — termasuk ketika dikemas sebagai isi ulang saldo, tebak skor, atau undian berbayar di dalam aplikasi. Sebaliknya, game yang murni hiburan tanpa setoran taruhan tidak otomatis haram. Pembahasan serupa untuk kasus lain bisa Anda baca di hukum bermain Ludo di HP dan apakah MPL itu halal.