Mengenal 3 Kitab Tentang Mimpi

Tafsir mimpi adalah sebuah ilmu yang telah ada sejak zaman dahulu. Jika Anda sedang mencari kitab yang mengulas tentangnya, maka tepat sekali datang ke sini. Di artikel ini kami akan mengajak Anda untuk berkenalan dengan kitab tentang mimpi yang dikarang dan disusun oleh para ulama mu’tabar.

1. Kitab Muntakhab Al-Kalam Fi Tafsir Al-Ahlam

Kitab tentang mimpi pertama yang akan kami ulas adalah kitab Muntakhab Al-Kalam Fi Tafsir Al-Ahlam. Adalah sebuah kitab tentang mimpi pertama dan yang menjadi rujukan utama dalam penafsiran mimpi. Karena itu, pembahasan seputar mimpi dalam kitab ini sangat lengkap dan komprehensif

Penulis asli dari kitab ini adalah Abu Sa’ad (Sa’id) Abd al-Malik al-Wa’iz al-Kharkusyi. Hanya saja pada perjalanannya, yang sering dinisbahkan atas kitab ini adalah salah satu pemuka tabi’in yang faqih dalam bidang hadits, yaitu Imam Ibnu Sirrin.

Secara garis besar, Kitab ini terdiri atas 59 bab yang mengulas dan menguraikan permasalahan mimpi dan tabirnya (tafsirnya). Pembahasan pembuka dalam kitab ini dimulai dengan kisah seorang hamba yang melihat dirinya dalam kekuasaan Allah saat tidurnya. Kemudian, pembahasan diakhiri dengan kisah mimpi dari orang-orang yang saleh.

Kemudian, beberapa bahasan utama lain dalam kitab ini adalah seperti mengupas tabir (tafsir) mimpi dari berbagai sudut, kaidah umum dalam menafsirkan mimpi, adab tafsir mimpi, waktu dalam menafsirkan mimpi, mimpi yang boleh diyakini, hal-hal prinsip dalam menafsirkan mimpi, serta menafsirkan mimpi berdasarkan watak, waktu, dan keadaan.

Selain itu, terdapat juga bahasan kedudukan roh dan jiwa saat mimpi, cara menafsirkan mimpi berdasarkan nama, makna dan bahasa yang digunakan, mimpi yang benar, dan hal-hal yang harus dilakukan saat bermimpi tentang sesuatu yang tidak baik atau mimpi buruk.

Over all, kitab tentang mimpi ini sangat direkomendasikan bagi Anda yang ingin mengetahui cara menafsirkan mimpi. Selain bahasannya yang sangat lengkap dan rinci, gaya bahasa yang digunakan dalam kitab ini pun terbilang mudah untuk dipahami.

Apalagi, kitab ini pun sekarang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Sehingga siapapun akan lebih mudah dalam mengkaji dan memahaminya.

2. Kitab Qowaid Tafsirul Ahlam

Kitab tentang mimpi kedua yang akan kami ulas adalah Qowaid Tafsirul Ahlam. Sesuai dengan namanya yang memiliki arti “Kaidah-kaidah dalam Menafsirkan Mimpi”, maka kitab ini akan mengajak pembacanya untuk mengetahui dan memahami berbagai kaidah yang digunakan dalam tafsir mimpi.

Pengarang dari kitab ini adalah seorang ulama yang juga menjadi salah satu guru dari Al Hafidz Az Dzahabi, yaitu Imam Syihabuddin Al Maqdisi. Mengenai beliau, Imam Ibnu Katsir berkata: “Dia adalah seorang penta’bir mimpi, banyak mendengarkan, periwayat hadits, dan dia sangat pakar dalam menafsirkan mimpi.”

Secara garis besar, Imam Syihabuddin membagi kitab ini ke dalam 25 bab yang tersusun secara sistematis. Beliau memulai pembahasannya dengan menjelaskan seputar keadaan mimpi, pembagian mimpi berdasarkan benar atau tidaknya, macam-macam mimpi, hingga diakhiri dengan pembahasan hari kiamat dan tanda-tandanya.

Keistimewaan dari kitab ini juga adalah gaya bahasanya yang cukup mudah untuk dipahami dan diresapi maknanya. Hanya saja memang, masih banyak terdapat kata-kata yang sulit dipahami oleh orang yang belum menguasai bahasa arab.

Over All, kitab tentang mimpi ini sangat direkomendasikan sekali untuk dibaca oleh Anda yang ingin mendalami ilmu tafsir mimpi. Namun, sayangnya hingga saat ini belum ada penerbit yang menterjemahkan kitab ini ke dalam bahasa Indonesia. Karena itu, dibutuhkan effort untuk menguasai bahasa arab bagi siapapun yang ingin mengkajinya.

3. Kitab Ta’birur Ru’ya

Kitab tentang mimpi terakhir yang akan kami ulas adalah kitab Ta’birur Ru’ya. Adalah sebuah kitab yang jika diartikan memiliki arti “Mengungkap Mimpi”, maka dalam kitab ini sang penulis membeberkan serta menyingkap makna dari setiap mimpi yang terjadi.

Pengarang dari kitab ini adalah seorang ulama yang lahir pada tahun 313 H di Kufah, beliau adalah Abu Muhammad Abdullah bin Muslim bin Qutaibah Ad Dainuri. Beliau adalah sosok ulama yang pandai dalam bidang bahasa, khususnya nahwu dan syair. Adapun dipanggil dengan sebutan Ad Dainuri, itu karena beliau sempat menjadi Qadli di daerah Dainuri.

Secara garis besar, beliau membagi kitab ini kepada 42 bab. Tidak seperti dua kitab sebelumnya yang membahas kaidah-kaidah menafsirkan mimpi, Ad Dainuri dalam kitab ini langsung memberi contoh berbagai jenis mimpi. Misalnya, makna mimpi bertemu dengan Allah, makna mimpi bertemu dengan malaikat, dan yang semisalnya.

Namun memang, sebelum masuk ke dalam penafsiran mimpi-mimpi tersebut, sang penulis juga memaparkan berbagai dalil dalam Qur’an dan Sunnah, serta aqwal para ulama yang berkaitan dengan mimpi.

Over All, kitab ini sangat pas untuk dibaca siapapun yang ingin menambah wawasan seputar tafsir mimpi. Hanya saja, untuk saat ini belum ada penerbit yang menterjemahkan kitab ini ke dalam bahasa Indonesia. Sehingga, bagi Anda yang ingin membacanya harus menguasai bahasa Arab terlebih dahulu.

Itulah beberapa kitab tentang mimpi yang insya Allah dapat menambah wawasan dan pengetahuan Anda. Wallaahu A’lam

Baca juga:

Inilah 3 Rekomendasi Kitab Tentang Pendidikan Anak

Inilah 15 Kitab yang Biasanya Dipelajari di Pesantren