Jawaban singkat (dicek ulang 23 September 2026): minyak wijen halal karena bahan dasarnya nabati; titik kritisnya hanya pada karbon aktif dari tulang hewan yang dipakai saat penjernihan. Pencarian “minyak wijen” di Cek Produk Halal BPJPH hari ini menampilkan 269 entri. Lima belas merk di bawah ini kami cek satu per satu di registri BPJPH pada tanggal yang sama, dan kelima belasnya ketemu — nomor sertifikat, pemegang, dan tanggal terbit di tiap tabel kami salin dari hasil pencarian hari itu. Nomor lama terbitan LPPOM MUI tetap kami tampilkan, tapi sebagai baris arsip, bukan nomor rujukan.
Anda sedang mencari informasi seputar minyak wijen halal sebagai bahan tambahan dalam masakan Anda agar semakin nikmat? Jika iya, maka Anda sangat beruntung. Di artikel ini kami sudah mengumpulkan beberapa minyak wijen halal yang dapat Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan.
Catatan redaksi (14 September 2026, diperbarui 23 September 2026): kolom masa berlaku sertifikat di artikel ini sudah kami hapus. Data tersebut dikutip dari arsip LPPOM MUI saat artikel ditulis dan kini tidak bisa lagi diperbarui — sejak Oktober 2019 sertifikat halal diterbitkan BPJPH, yang basis datanya hanya mencantumkan tanggal terbit. Pada 23 September 2026 seluruh nomor di artikel ini kami cek ulang ke registri BPJPH: ke-15 nomor era MUI yang dulu tercantum ternyata sudah diganti nomor BPJPH, dan satu merk (Liang Shi Fu) ternyata terdaftar atas nama pemegang yang berbeda dari yang kami tulis sebelumnya. Semua tabel di bawah sudah memakai data hasil pengecekan itu. Status terbaru setiap produk bisa dicek langsung di Cek Produk Halal BPJPH.
Oke tanpa berlama-lama lagi, kuy simak daftar dan penjelasan kami seputar minyak wijen halal ini.
Apa Itu Minyak Wijen?
Minyak wijen adalah salah satu minyak nabati dengan kandungan gizi tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan. Di zaman sekarang, penggunaan minyak ini sangat sering digunakan. Khususnya pada masakan negara-negara Asia seperti Tiongkok, Jepang, dan juga Korea.
Macam Macam Minyak Wijen
Jika dilihat berdasarkan pembuatannya, ada tiga jenis minyak wijen yang beredar di pasaran. Anda bisa menemukan minyak wijen biasa, minyak wijen panggang, dan minyak wijen panggang suhu rendah. Ketiga jenis minyak wijen tersebut nantinya memiliki karakteristik masing-masing.
Minyak Wijen biasa adalah wijen yang diperas langsung tanpa melalui proses pemanggangan. Karena menggunakan wijen mentah, warna minyak wijen biasa paling transparan dibandingkan jenis lainnya.Di samping itu, rasa minyak wijen ini cenderung murni serta hampir tidak beraroma.
Adapun minyak wijen panggang dihasilkan dari proses memanggang biji wijen pada suhu tinggi. Biji wijen dipanggang secara deep roast sehingga meningkatkan kekentalan warna serta memperkuat aromanya. Selain itu, ciri lainnya adalah warnanya yang cokelat gelap.
Sedangkan minyak wijen panggang suhu rendah suhu rendah memiliki tingkat aroma yang sedang sehingga dapat digunakan seperti halnya minyak zaitun. Sesuai namanya, jenis minyak wijen ini dipanggang pada suhu rendah. Oleh sebab itu, warnanya lebih terang dan transparan daripada minyak wijen panggang.
Fungsi Minyak Wijen
Ada beberapa fungsi minyak wijen pada masakan, diantaranya:
1. Menambah Aroma
Untuk minyak wijen panggang, ia memiliki aroma yang sangat kuat dan khas. Oleh karena itu itu, minyak wijen tipe ini dapat digunakan untuk menambah aroma pada masakan. Penggunaannya bisa untuk sayuran, ayam, maupun hidangan laut.
2. Penyedap Masakan
Fungsi minyak wijen tak cuma untuk tumisan pada masakan, tapi bisa untuk sup dan nasi goreng. Bahkan bisa juga dipakai pada olahan bakmi, kwetiau, maupun pangsit. Penambahan minyak wijen diklaim dapat membuat rasanya lebih khas, sedap dan sedikit nutty.
3. Marinasi Bahan Makanan
Minyak ini juga dapat digunakan sebagai bumbu pelengkap marinasi. Hidangan yang dimarinasi dengan minyak wijen biasanya memiliki aroma yang lebih khas. Saat dimasak aroma tersebut pun tak akan hilang, bahkan bau amis dari bahan masakan justru berkurang.
Titik Kritis Kehalalan Minyak Wijen
Pertanyaannya sekarang adalah, kenapa kita lebih baik memilih minyak wijen halal? Pada dasarnya, wijen sebagai bahan dasar minyak ini tentu saja halal karena ia merupakan berasal dari sumber nabati yang sangat jelas kehalalannya. Hal ini karena terdapat titik kritis kehalalan minyak wijen. Titik tersebut terdapat dalam proses pembuatannya, apakah ada penggunaan bahan karbon aktif dari tulang hewan yang diharamkan atau tidak.
Karenanya, untuk menghindari hal-hal yang tidak diharapkan, alangkah baiknya kita lebih memilh minyak wijen halal yang sudah tersertifikasi oleh lembaga yang kredibel menetapkannya.
Daftar Minyak Wijen Halal Bersertifikat (Dulu MUI, Kini BPJPH)
Masuk kepada inti pembahasan, berikut ini 15 merk minyak wijen halal beserta nomor sertifikat yang berlaku sekarang. Seluruhnya kami ambil dari Cek Produk Halal BPJPH pada 23 September 2026. Nomor terbitan LPPOM MUI yang dulu kami cantumkan kini ada di baris terakhir tiap tabel sebagai arsip — berguna untuk menelusuri riwayat produk, tapi bukan nomor yang dipakai kalau Anda mau memverifikasi sendiri hari ini.
1. ABC Minyak Wijen

| Nama Produk | ABC Minyak Wijen (ABC Sesame Oil) |
| Nomor Sertifikat (BPJPH) | ID00410000054900720 |
| Pemegang Sertifikat | PT. Heinz ABC Indonesia |
| Tanggal Terbit | 7 April 2021 |
| Nomor Lama (arsip MUI) | LPPOM-00060010310699 |
2. Lee Kum Kee

| Nama Produk | LEE KUM KEE Pure Sesame Oil |
| Nomor Sertifikat (BPJPH) | ID00310000233000421 |
| Pemegang Sertifikat | Low Seat Hoon Sesame Oil Food Industry SDN BHD |
| Tanggal Terbit | 4 November 2021 |
| Nomor Lama (arsip MUI) | LPPOM-00080096190619 |
3. Li Mang Huat

| Nama Produk | Minyak Wijen – Li Mang Huat Minyak Nabati Minyak Wijen |
| Nomor Sertifikat (BPJPH) | ID00410006245930323 |
| Pemegang Sertifikat | PT. MANOHARA ASRI |
| Tanggal Terbit | 19 Juli 2023 |
| Nomor Lama (arsip MUI) | 038/SPKP/MUI-JATIM/VI/202 |
4. STH

| Nama Produk | STH Sesame Oil |
| Nomor Sertifikat (BPJPH) | ID00410003008830323 |
| Pemegang Sertifikat | SIN TAI HING OYSTER SAUCE FACTORY SDN BHD |
| Tanggal Terbit | 6 April 2023 |
| Nomor Lama (arsip MUI) | LPPOM-00080055210610 |
5. Dasuib

| Nama Produk | MINYAK WIJEN (100%, PEMIUM, GOLD, GURIH, HARUM) |
| Nomor Sertifikat (BPJPH) | ID00410000518060722 |
| Pemegang Sertifikat | PT. ANEKA DASUIB JAYA |
| Tanggal Terbit | 13 Oktober 2022 |
| Nomor Lama (arsip MUI) | 01081232290719 |
6. 58

| Nama Produk | Minyak Wijen 58 |
| Nomor Sertifikat (BPJPH) | ID00210000134220621 |
| Pemegang Sertifikat | IGLO INDONESIA |
| Tanggal Terbit | 1 Oktober 2021 |
| Nomor Lama (arsip MUI) | 1018/SPKP/IX/2021 |
7. Kie Guan Hing

| Nama Produk | Minyak Wijen Kie Guan Hing |
| Nomor Sertifikat (BPJPH) | ID36110080081250826 |
| Pemegang Sertifikat | CV. KIE FOOD INDUSTRY |
| Tanggal Terbit | 23 Agustus 2026 |
| Nomor Lama (arsip MUI) | 17080001411210 |
8. Kie Kuang Lung

| Nama Produk | Minyak Wijen Kie Kuang Lung |
| Nomor Sertifikat (BPJPH) | ID36110080081250826 |
| Pemegang Sertifikat | CV. KIE FOOD INDUSTRY |
| Tanggal Terbit | 23 Agustus 2026 |
| Nomor Lama (arsip MUI) | 17080001411210 |
9. Oh Guan Hing

| Nama Produk | Minyak Wijen Oh Guan Hing |
| Nomor Sertifikat (BPJPH) | ID36110080081250826 |
| Pemegang Sertifikat | CV. KIE FOOD INDUSTRY |
| Tanggal Terbit | 23 Agustus 2026 |
| Nomor Lama (arsip MUI) | 17080001411210 |
10. Sin Yen Yi

| Nama Produk | Minyak Wijen Sin Yen Yi |
| Nomor Sertifikat (BPJPH) | ID36110080081250826 |
| Pemegang Sertifikat | CV. KIE FOOD INDUSTRY |
| Tanggal Terbit | 23 Agustus 2026 |
| Nomor Lama (arsip MUI) | 17080001411210 |
11. Soon Chang

| Nama Produk | Minyak Wijen Soon Chang |
| Nomor Sertifikat (BPJPH) | ID00310000253140621 |
| Pemegang Sertifikat | PT. Kadesh Borneo |
| Tanggal Terbit | 6 Januari 2022 |
| Nomor Lama (arsip MUI) | LPPOM-00080098000819 |
12. Ghee Hiang

| Nama Produk | Ghee Hiang Baby Brand Pure Sesame Oil (Red Label) |
| Nomor Sertifikat (BPJPH) | ID00410000231770322 |
| Pemegang Sertifikat | Ghee Hiang Manufacturing Co. Sdn. Bhd. |
| Tanggal Terbit | 19 Mei 2022 |
| Nomor Lama (arsip MUI) | LPPOM-00080146300522 |
13. Double Elephant

| Nama Produk | Double Elephant – Black Sesame Oil |
| Nomor Sertifikat (BPJPH) | ID00310000411990621 |
| Pemegang Sertifikat | OH CHIN HING FACTORY |
| Tanggal Terbit | 22 September 2022 |
| Nomor Lama (arsip MUI) | LPPOM-00080162700922 |
14. Heuk Im Ja

| Nama Produk | Heuk Im Ja Minyak Wijen Black Sesame Seeds Oil |
| Nomor Sertifikat (BPJPH) | ID00310000253140621 |
| Pemegang Sertifikat | PT. Kadesh Borneo |
| Tanggal Terbit | 6 Januari 2022 |
| Nomor Lama (arsip MUI) | LPPOM-00080098000819 |
15. Liang Shi Fu

| Nama Produk | Minyak Wijen Merk Liang Shi Fu |
| Nomor Sertifikat (BPJPH) | ID35210009826120923 |
| Pemegang Sertifikat | PT. JAYA PUTRA DEWATA |
| Tanggal Terbit | 4 Oktober 2023 |
| Nomor Lama (arsip MUI) | LPPOM-00080055210610 |
Koreksi: versi sebelumnya artikel ini menulis Liang Shi Fu diproduksi Sin Tai Hing Oyster Sauce Factory Sdn Bhd dengan nomor yang sama seperti STH. Pengecekan 23 September 2026 menunjukkan minyak wijen Liang Shi Fu terdaftar atas nama PT. Jaya Putra Dewata. Sin Tai Hing memang memegang sertifikat untuk produk bermerek Liang Shi Fu, tapi yang terdaftar adalah saus tiramnya, bukan minyak wijennya.
Demikianlah 15 minyak wijen halal yang banyak beredar di tengah-tengah masyarakat, lengkap dengan nomor sertifikat BPJPH yang berlaku per 23 September 2026. Sebenarnya masih cukup banyak merk halal lainnya — pencarian “minyak wijen” di registri BPJPH saja mengembalikan 269 entri — akan tetapi kami rasa apa yang sudah ada dalam daftar di atas cukup sebagai referensi Anda dalam memilih minyak wijen. Satu hal yang perlu Anda ingat: nomor sertifikat berubah setiap kali diperpanjang. Kalau Anda membaca artikel ini jauh setelah tanggal di atas, cocokkan lagi nomornya di Cek Produk Halal BPJPH. Wallaahu A’lam
Temukan daftar produk halal lainnya:

Membantu Anda menelusuri informasi seputar kehalalan produk yang beredar di tengah masyarakat. Saat ini sedang menimba ilmu sebagai mahasiswa Fakultas Ushuluddin di Universitas Al-Azhar, Mesir.
Bagaimana kami memeriksa status halal dan izin edar produk: baca Metodologi Verifikasi & Kebijakan Koreksi Halalan.id.