Jawaban singkat, dicek 12 Oktober 2026: merek Feali memiliki 97 produk dengan izin edar BPOM dan 29 produk yang tercatat bersertifikat halal BPJPH. Artinya izin edarnya luas, tetapi sertifikat halalnya belum mencakup seluruh katalog. Status halal perlu dipastikan per produk, bukan per merek.
Sertifikat halalnya terbit 18 September 2026 dengan nomor ID00410023720640725, atas nama Guangzhou Dongzhuang Biotechnology Co., Ltd. Tanggal itu penting: banyak artikel dan ulasan yang beredar ditulis sebelumnya, ketika Feali memang belum punya sertifikat halal sama sekali.
Koreksi atas versi sebelumnya: artikel ini pernah menyatakan Goat Milk Anti-Aging and Moisturizing Cream belum tercatat di basis data halal BPJPH, berdasarkan pengecekan 14 September 2026. Pengecekan ulang pada 12 Oktober 2026 menunjukkan produk tersebut kini sudah tercatat bersertifikat halal. Kami perbarui.
Status Izin Edar BPOM Feali
Penelusuran kami di basis data Cek BPOM dengan kata kunci “feali” menghasilkan 97 produk, seluruhnya berjenis kosmetik dengan kode registrasi berawalan NA.
Pendaftarnya satu badan usaha: PT Feali Internasional Indonesia, beralamat di Kota Administrasi Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Ini menjawab salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan tentang merek ini, yang akan kami bahas lebih jauh di bawah.
Berikut sebagian produk yang kami catat beserta nomor izin edarnya:
| Produk | Nomor izin edar | Terbit |
|---|---|---|
| BarrierBright Serum | NA11251900031 | 3 Maret 2025 |
| Ceratide Moisturizer | NA11230100237 | 27 Juli 2023 |
| Goat Milk Anti-Aging and Moisturizing Cream | NA11252000031 | 8 Juli 2025 |
| Acne Spot Serum | NA11250100123 | 24 Februari 2025 |
| Coix Seed Nia-Arbu Peel Off Mask | NA11250200437 | 23 Oktober 2025 |
| Pore Care Mask Step 1 | NA11260200274 | 27 Agustus 2026 |
| Lip Glow Color Balm 031 | NA11251301929 | 28 Agustus 2025 |
Perhatikan rentang tanggalnya, dari 2023 sampai 2026. Katalog merek ini terus bertambah, dan produk baru umumnya mendapat izin edar lebih dulu sebelum sertifikat halalnya menyusul.

Status Sertifikat Halal Feali
Pada basis data Cek Produk Halal BPJPH, pencarian kata kunci yang sama menghasilkan 29 produk. Seluruh baris yang kami periksa mencantumkan nomor sertifikat yang sama, ID00410023720640725, dengan tanggal 18 September 2026.
Satu nomor sertifikat mencakup banyak produk adalah hal yang lazim: sertifikat diterbitkan untuk sekelompok produk dari fasilitas produksi yang sama, bukan satu nomor untuk satu barang.
Produk yang kami temukan bersertifikat antara lain Provitamin B5 Body Serum, Repair Mask, Goat Milk Anti-Aging and Moisturizing Cream, Symwhite 377 Dark Spot Whitening Cream, Serum Sunscreen, Collagen Sleeping Mask, Makeup Primer, Green Tea Cooling Mud Mask, B5 Facial Cleanser, dan Coix Seed Nia-Arbu Peel Off Mask.
Yang Perlu Diperhatikan: 97 Berbanding 29

Selisih inilah bagian terpenting dari seluruh artikel ini, dan yang paling sering dilewatkan ulasan lain.
Dengan 97 produk berizin edar dan 29 produk bersertifikat halal, mayoritas katalog Feali belum tercatat memiliki sertifikat halal pada saat pengecekan ini dilakukan. Menyimpulkan “Feali halal” atau “Feali tidak halal” sama-sama keliru, karena keduanya memperlakukan merek sebagai satu kesatuan padahal statusnya berbeda per produk.
Cara membacanya yang tepat: izin edar BPOM menyatakan produk terdaftar dan memenuhi persyaratan keamanan untuk diedarkan. Sertifikat halal menyatakan hal yang berbeda dan diterbitkan lembaga yang berbeda. Produk bisa punya yang pertama tanpa yang kedua, dan itu bukan pelanggaran selama produknya tidak mengklaim halal tanpa dasar. Pembedaan ini kami uraikan lebih jauh di belum bersertifikat halal apakah haram.
Feali Produk Lokal atau Impor?
Pertanyaan ini banyak dicari, dan jawabannya tidak hitam putih.
Dari sisi izin edar, pendaftarnya adalah PT Feali Internasional Indonesia, badan usaha berkedudukan di Jakarta Selatan. Dari sisi sertifikat halal, pemegangnya tercatat sebagai Guangzhou Dongzhuang Biotechnology Co., Ltd., perusahaan yang berbasis di Tiongkok.
Kombinasi itu menggambarkan pola yang umum pada merek kosmetik: produksi dilakukan di luar negeri, sementara pendaftaran dan peredarannya di Indonesia ditangani badan usaha lokal. Jadi menyebut Feali sepenuhnya merek lokal kurang tepat, dan menyebutnya murni produk impor juga tidak menangkap keseluruhannya.
Bagi sebagian pembeli, asal produksi memengaruhi pertimbangan. Bagi yang lain, yang menentukan adalah status izin edar dan sertifikatnya. Keduanya sah, dan sekarang Anda punya datanya untuk memutuskan sendiri.
Kenapa Angka BPOM dan Halal Feali Bisa Berbeda Jauh
Selisih 97 berbanding 29 terlihat mencolok, tetapi mekanismenya bisa dijelaskan dan tidak otomatis berarti ada yang disembunyikan.
Pertama, keduanya diterbitkan lembaga berbeda dengan proses berbeda. Izin edar diurus ke BPOM dan menilai keamanan serta mutu produk. Sertifikat halal diurus ke BPJPH, melibatkan pemeriksaan bahan dan proses produksi oleh lembaga pemeriksa, serta penetapan kehalalan lewat fatwa. Jalurnya terpisah, dan lamanya pun berbeda.
Kedua, satuan pendaftarannya tidak sama. Izin edar diberikan per produk, bahkan per varian warna atau ukuran kemasan โ itu sebabnya satu merek lipstik bisa menyumbang puluhan nomor NA sendirian. Sertifikat halal diterbitkan untuk sekelompok produk dari fasilitas produksi yang sama, sehingga satu nomor bisa mencakup banyak barang sekaligus.
Ketiga, urutan waktunya hampir selalu sama: produk baru mendapat izin edar lebih dulu agar bisa dijual, sementara sertifikat halal menyusul belakangan. Pada katalog Feali terlihat jelas โ tanggal izin edarnya terbentang dari 2023 sampai 2026, sedangkan sertifikat halalnya baru terbit September 2026.
Artinya produk yang dirilis setelah tanggal sertifikasi kemungkinan besar belum masuk cakupan, sampai pemegang merek mengajukan penambahan.
Kalau Produk Feali Anda Belum Bersertifikat
Menemukan produk Anda tidak ada di daftar halal bukan alasan untuk membuangnya, dan juga bukan alasan untuk mengabaikan temuannya.
Langkah pertama, pastikan dulu bukan soal penulisan. Nama terdaftar kerap berbeda sedikit dari yang tercetak di kemasan, misalnya tanpa angka varian atau dengan ejaan Inggris. Coba cari dengan satu atau dua kata inti saja.
Kalau memang tidak ada, yang Anda ketahui sekarang adalah produk itu terdaftar aman untuk diedarkan tetapi belum tercatat bersertifikat halal. Dua hal berbeda, dan keputusan memakainya atau tidak ada pada Anda.
Yang perlu diwaspadai justru kasus sebaliknya: kemasan atau lapak yang memasang logo halal padahal produknya tidak ditemukan di basis data. Itu klaim tanpa dasar, dan berbeda sifatnya dari sekadar belum bersertifikat. Cara menanganinya kami uraikan di cara melaporkan produk bermasalah.
Cara Memastikan Status Produk Feali yang Anda Beli
Karena statusnya berbeda per produk, pengecekan mandiri jauh lebih berguna daripada kesimpulan umum tentang mereknya. Prosesnya sekitar dua menit.
- Catat nama produk persis seperti di kemasan, beserta nomor NA yang tercantum.
- Cek izin edarnya di cekbpom.pom.go.id. Nomor NA harus muncul dan terdaftar atas nama PT Feali Internasional Indonesia.
- Cek status halalnya di basis data BPJPH dengan mengetik nama produknya.
- Bandingkan hasilnya. Nama produk yang muncul di BPOM tetapi tidak di BPJPH berarti terdaftar namun belum bersertifikat halal pada saat pengecekan.
Panduan lengkap membaca hasil pencarian, termasuk satu batasan penting pada tabelnya, kami bahas terpisah di cara cek sertifikat halal produk.
Kenapa Status Feali Bisa Berubah Lagi
Data di artikel ini menggambarkan keadaan pada 12 Oktober 2026, dan ada alasan kuat untuk memperkirakan angkanya akan bergerak.
Kosmetik termasuk kategori yang kewajiban sertifikasi halalnya berlaku mulai 18 Oktober 2026. Merek dengan katalog besar seperti Feali punya dorongan kuat untuk menambah cakupan sertifikatnya, sehingga angka 29 kemungkinan bertambah dalam beberapa bulan ke depan.
Sebaliknya, sertifikat juga punya masa berlaku dan bisa dicabut. Karena itu, tanggal pengecekan selalu kami cantumkan, dan kami sarankan Anda memverifikasi ulang untuk pembelian yang nilainya besar. Latar kewajiban ini kami bahas di kosmetik wajib halal 2026.
Produk Feali yang Kami Temukan Bersertifikat
Daftar berikut adalah produk yang muncul pada pengecekan kami di basis data BPJPH. Perlu dicatat, kami menampilkan sepuluh baris pertama dari 29 hasil, jadi daftar ini belum mencakup seluruhnya.
| Produk bersertifikat halal | Kategori |
|---|---|
| Provitamin B5 Body Serum | Perawatan tubuh |
| Repair Mask | Masker wajah |
| Goat Milk Anti-Aging and Moisturizing Cream | Pelembap |
| Symwhite 377 Dark Spot Whitening Cream | Perawatan noda |
| Serum Sunscreen | Tabir surya |
| Collagen Sleeping Mask | Masker malam |
| Makeup Primer | Riasan |
| Green Tea Cooling Mud Mask | Masker wajah |
| B5 Facial Cleanser | Pembersih wajah |
| Coix Seed Nia-Arbu Peel Off Mask | Masker wajah |
Pola yang terlihat dari sepuluh baris ini: produk perawatan kulit mendominasi. Beberapa produk riasan seperti lip tint, lip balm, dan browcara yang kami temukan di basis data BPOM tidak muncul pada halaman pertama hasil pencarian halal. Karena kami hanya melihat sepertiga dari daftarnya, itu belum bisa disimpulkan sebagai bukti bahwa produk riasan tidak tersertifikasi โ cek sendiri nama produk yang Anda pakai untuk memastikan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah semua produk Feali sudah bersertifikat halal?
Belum. Pada pengecekan 12 Oktober 2026, tercatat 97 produk berizin edar BPOM sementara 29 di antaranya bersertifikat halal BPJPH. Status perlu dicek per produk, bukan disimpulkan dari mereknya.
Apakah Feali sudah BPOM?
Ya, dan cakupannya luas. Terdapat 97 produk kosmetik berkode NA yang terdaftar atas nama PT Feali Internasional Indonesia. Nomor pada kemasan tetap perlu dicocokkan karena tiap varian punya nomor sendiri.
Kapan Feali mendapat sertifikat halal?
Nomor sertifikat ID00410023720640725 tercatat bertanggal 18 September 2026. Ulasan yang ditulis sebelum tanggal tersebut wajar menyebut Feali belum bersertifikat halal, karena saat itu memang belum.
Feali buatan mana?
Pendaftar izin edarnya PT Feali Internasional Indonesia yang berkedudukan di Jakarta Selatan, sedangkan pemegang sertifikat halalnya Guangzhou Dongzhuang Biotechnology Co., Ltd. dari Tiongkok. Pola produksi luar negeri dengan pendaftar lokal ini umum pada merek kosmetik.
Bagaimana kalau produk Feali saya tidak ditemukan di basis data halal?
Kemungkinan besar produk itu memang belum masuk cakupan sertifikat, karena sertifikatnya tidak mencakup seluruh katalog. Coba juga variasi penulisan nama sebelum menyimpulkan, karena nama terdaftar kadang berbeda sedikit dari yang tercetak di kemasan.
Penutup
Pertanyaan “apakah Feali halal” tidak punya satu jawaban untuk seluruh merek. Yang ada adalah 97 produk berizin edar, 29 di antaranya bersertifikat halal per 18 September 2026, dan selisih yang kemungkinan mengecil seiring berjalannya kewajiban sertifikasi.
Itu jawaban yang kurang ringkas dibanding “halal” atau “tidak halal”, tetapi lebih berguna, karena memberi Anda cara memeriksa alih-alih sekadar kesimpulan yang bisa usang dalam hitungan minggu.
Satu catatan metode, supaya Anda bisa menilai sendiri keandalan angka di atas. Seluruh data di artikel ini berasal dari dua basis data resmi yang terbuka untuk umum, dicek pada 12 Oktober 2026, bukan dari deskripsi penjual maupun keterangan di lapak marketplace. Nomor izin edar dan nomor sertifikat kami cantumkan supaya Anda dapat memverifikasinya sendiri tanpa perlu memercayai kami.
Satu langkah untuk hari ini: ambil produk Feali yang Anda punya, salin nama persisnya, dan cari di basis data BPJPH. Dua menit, dan Anda tidak perlu lagi bergantung pada ulasan siapa pun, termasuk artikel ini.

Membantu Anda menelusuri informasi seputar kehalalan produk yang beredar di tengah masyarakat. Saat ini sedang menimba ilmu sebagai mahasiswa Fakultas Ushuluddin di Universitas Al-Azhar, Mesir.
Bagaimana kami memeriksa status halal dan izin edar produk: baca Metodologi Verifikasi & Kebijakan Koreksi Halalan.id.
