Apakah Heavenly Chocolate Bali Halal? Ini Jawaban Terbarunya

Halalan.ID – Kalau kamu terakhir membaca soal status halal Heavenly Chocolate Bali beberapa tahun lalu — termasuk versi lama artikel ini — jawabannya sekarang sudah berubah. Sejak 16 Maret 2026, sebelas produk Heavenly Chocolate Bali resmi bersertifikat halal dan tercatat di database Cek Produk Halal BPJPH dengan nomor sertifikat ID51110048501320326. Tapi ada satu pengecualian penting yang wajib kamu tahu sebelum belanja: varian Baileys dan Rum tetap mengandung alkohol sungguhan dan tidak termasuk dalam sertifikat itu.

Di artikel ini kami tunjukkan bukti pengecekannya di registri resmi, daftar lengkap varian yang sudah halal, varian mana yang harus kamu hindari, sampai lokasi outletnya — termasuk yang di bandara.

Heavenly Chocolate Bali Halal atau Tidak? Ini Jawaban Terbarunya

Kami mengecek langsung database Cek Produk Halal BPJPH pada 11 September 2026. Pencarian pelaku usaha “Berkat Coklat Surgawi” — badan usaha di balik brand Heavenly Chocolate Bali, coba terjemahkan namanya — memunculkan 11 produk bersertifikat halal, semuanya terbit 16 Maret 2026:

Hasil pencarian pelaku usaha Berkat Coklat Surgawi di situs Cek Produk Halal BPJPH: produk Heavenly Nama Chocolate dengan sertifikat ID51110048501320326 terbit 16 Maret 2026
Hasil pencarian “Berkat Coklat Surgawi” di Cek Produk Halal BPJPH, 11 September 2026. (Tangkapan layar: bpjph.halal.go.id)
Produk bersertifikat halalNomor sertifikat
Nama Chocolate: Milk Caramel, Dark, Extra Dark, Matcha, Taro, Hazelnut, Strawberry, Pistachio KnafehID51110048501320326
Dubai Milk Chocolate & Dubai Dark ChocolateID51110048501320326
Heavenly Chocolate DrinkID51110048501320326

Ini perubahan besar. Dulu Heavenly Chocolate Bali sama sekali tidak punya sertifikat halal — dan karena sebagian menunya memakai alkohol, banyak yang mengira brand ini tidak akan pernah bisa mendapatkannya. Nyatanya, sertifikasi halal berlaku per produk: varian-varian tanpa alkohol di atas kini sudah diperiksa dan disertifikasi resmi.

Varian Baileys dan Rum: Tetap Bukan untuk Muslim

Ini bagian yang tidak boleh kamu lewatkan. Heavenly Chocolate Bali sampai sekarang masih menjual varian Baileys dan Rum yang dibuat dengan likur sungguhan, bukan perisa. Situs resmi mereka menulisnya terang-terangan di halaman FAQ: “Our Baileys & Rum chocolate contains alcohol.”

Dua varian itu — dan varian lain yang tidak ada di daftar sertifikat, seperti Hazelnut Gianduja per tanggal pengecekan kami — tidak tercakup sertifikat halal. Jadi aturannya sederhana: cek nama varian di daftar bersertifikat sebelum membeli, jangan berhenti di “brand-nya sudah halal”.

Baca juga: Coklat Hush Apakah Halal? dan Kiss Beauty Apakah Sudah BPOM?

Menu dan Varian Heavenly Chocolate Bali

Produk andalannya adalah nama chocolate — cokelat lembut gaya Jepang yang disajikan dengan taburan bubuk kakao, dibuat dari cokelat couverture. Varian rasanya per September 2026:

VarianStatus untuk muslim
Milk Caramel, Dark, Extra Dark, Matcha, Taro, Hazelnut, Strawberry, Pistachio Knafeh✅ Bersertifikat halal
Dubai Chocolate (Milk & Dark), Chocolate Drink✅ Bersertifikat halal
Baileys, Rum❌ Mengandung alkohol sungguhan
Hazelnut Gianduja⚠️ Belum ada di daftar sertifikat per 11 Sep 2026

Kemasannya ada kotak persegi (satu rasa) dan kotak panjang yang bisa diisi kombinasi dua rasa. Satu catatan dari pengalaman banyak pembeli: cokelat ini harus disimpan di bawah 18°C — tahan sekitar sebulan di kulkas atau dua bulan di freezer, jadi perhitungkan perjalanan pulangmu kalau membelinya sebagai oleh-oleh.

Di Mana Bisa Membelinya? Ada di Bandara Juga

  • Toko utama: Jl. Dewi Sri No. 23, Kuta — buka 08.00–22.00
  • Cabang ByPass: Jl. ByPass Ngurah Rai No. 39, Kuta — buka 09.00–20.00
  • Bandara Ngurah Rai: Terminal Domestik, ruang tunggu dekat Gate 4 — buka 05.00–23.00, pas buat pembelian menit terakhir sebelum terbang
  • Living World Denpasar: Ground Floor — buka 10.00–22.00
  • Online: Tokopedia, GrabFood, atau WhatsApp resmi mereka — pengiriman jarak jauh memakai dry ice

Cara Cek Sendiri Sertifikatnya

  1. Buka bpjph.halal.go.id lalu pilih menu Cek Produk Halal.
  2. Ketik “Berkat Coklat Surgawi” di kolom Pelaku Usaha, atau langsung tempel nomor ID51110048501320326 di kolom Nomor Sertifikat.
  3. Cocokkan nama varian yang mau kamu beli dengan daftar yang muncul.

Kesimpulan

Apakah Heavenly Chocolate Bali halal? Sebagian besar variannya sekarang ya — 11 produk bersertifikat halal resmi sejak 16 Maret 2026, tercatat di BPJPH atas nama CV Berkat Coklat Surgawi. Yang perlu kamu hindari tinggal varian Baileys dan Rum yang memang memakai alkohol, plus varian apa pun yang belum muncul di daftar sertifikat. Selama kamu memilih dari daftar yang bersertifikat, oleh-oleh cokelat premium dari Pulau Dewata ini aman dibawa pulang.

FAQ

Q1: Apakah Heavenly Chocolate Bali sudah punya sertifikat halal? Ya. Sejak 16 Maret 2026, 11 produknya bersertifikat halal dengan nomor ID51110048501320326 atas nama CV Berkat Coklat Surgawi, bisa dicek di database BPJPH.

Q2: Apakah semua varian halal? Tidak. Varian Baileys dan Rum memakai likur sungguhan — situs resminya sendiri menyatakan mengandung alkohol — dan tidak termasuk sertifikat. Varian di luar daftar bersertifikat sebaiknya dicek dulu.

Q3: Dulu katanya tidak halal, kenapa sekarang berbeda? Karena faktanya berubah. Sebelum 2026 brand ini memang tidak punya sertifikat halal, dan versi lama artikel ini menyimpulkan begitu. Sertifikatnya terbit 16 Maret 2026, dan artikel ini kami perbarui mengikuti data registri per 11 September 2026.

Q4: Bisa beli di bandara? Bisa — outletnya ada di Terminal Domestik Bandara Ngurah Rai, ruang tunggu dekat Gate 4, buka 05.00–23.00.

Q5: Berapa lama cokelatnya tahan? Simpan di bawah 18°C: sekitar 1 bulan di kulkas atau 2 bulan di freezer. Jangan dibiarkan di suhu ruang yang panas — teksturnya lembut dan mudah meleleh.

Sudah pernah cobain varian yang mana? Atau kamu baru tahu soal sertifikat barunya dari artikel ini? Ceritakan di kolom komentar — pengalamanmu membantu pembaca lain memilih oleh-oleh dengan tenang.